<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d28801414\x26blogName\x3dabuhukma\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://abuhukma.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://abuhukma.blogspot.com/\x26vt\x3d5380708885081169909', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>


abuhukma

Sunday, June 15, 2008

Health Journal | Medical Equipment | Indonesian Cuisine | First Aid | Dialysis Machine | Ultrasound | Nursing Agency |

Dusty days ahead




KUWAIT:
Menurut meteorologist Adel Saadoun, Kuwait akan dan sedang mengalamai badai debu sampai beberapa pekan, debu yang sangat menyesakkan dada dan memburamkan pandangan membikin aktifitas luar terganggu, banyak angka kesakitan terutama infeksi pernafasan dan ashma, badai debu ini akibat dari musim penghujan di daerah india yang membawa angin dan debu dengan kecepatan 5 kilometer per jam, juga dipengaruhi oleh angin gurun dari sebelah barat dan utara. Tapi dengan adanya debu, suhu udara di musim panas sekarang ini turun ke kisaran 39 derajat celcius yang biasanya dalam cuaca cerah bisa mencapai 52 derajat celcius, pernah rumah kami beberapa hari AC nya rusak, serasa bernafas dalam microwave, terpaksa kulkas dimasukkan ke kamar biar bisa menghirup udara segar.